Di Batam hanya 25 persen warga lokal terserap

Di Batam, Hanya 25 Persen Warga Lokal Terserap Dunia Kerja
Sumber: BaTamtoday
Rabu, 16-03-2011

Jumlah tenaga kerja lokal yang terserap dibursa perusahaan-perusahaan Batam hanya sebesar 25 persen dari jumlah 5.000 lowongan yang ditawarkan oleh Perusahaan.

Demikian dikatakankan Riki Indrakari, Ketua komisi IV sekaligus sekretaris pansus pajak Bumi dan Bangunan kepada Batam today, 16 januari 2011.

Riki menjelaskan, Kecilnya jumlah penyerapan tenaga kerja tersebut disebabkan tidak ada kejelasan Pemko Batam dalam membuat kebijakan tentang tenaga kerja lokal.

Riki mencontohkan, ribuan Lulusan SMK dan SMA yang ada di Batam setelah tamat belajar mereka tidak diberikan program khusus tentang bakat dan ketrampilan. Sehingga lulusan itu setelah tamat tidak tahu mau berbuat apa terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sehingga kekosongan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan tidak dapat diisi oleh pekerja lokal dan akhirnya diisi oleh warga luar Batam. Dengan banyaknya masuk jumlah pekerja ini, penduduk Batam secara otomatis bertambah. Penambahan jumlah penduduk tersebut berimbas kepada peningkatan jumlah kemiskinan dan masalah sosial lainnya.

Jumlah penduduk Batam setiap tahunnya bertambah sebesar 118.000 jiwa. Jumlah tersebut didapat dari masuknya warga baru ke Batam setiap tahunnya sebesar 100.000 jiwa ditambah jumlah kelahiran 1.500 perbulannya, Demikian data yang didapat dari Dinas Kependudukan dan Badan Statistik Kota Batam

“Inikan menambah masalah baru” katanya.

Untuk mengantisipasi masalah ketenagakerjaan tersebut, Riki mengharapkan Pemerintah Batam segera membuat program-program yang jelas bagi para lulusan SMK dan SMA, agar mereka dapat terserap ke dalam dunia kerja.

“Pemko harus buat program pelatihan dan penempatan tenaga kerja bagi tenaga kerja lokal” tandas Riki.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.